Mahasiswa dengan disabilitas netra kerap kesulitan mengakses materi kuliah berupa file scan. File scan tidak bisa dibaca oleh screen reader sehingga menjadi kendala belajar.
Untungnya, ada beberapa cara mudah mengubah file scan menjadi Word agar dokumen bisa diedit dan dibaca. Artikel ini menyajikan lima metode praktis yang bisa Anda gunakan.
1. Manfaatkan Google Drive dengan Fitur OCR
Google Drive memiliki fitur pengenalan teks otomatis (OCR) yang bisa mengubah gambar hasil scan menjadi teks. Unggah file scan Anda ke Google Drive, lalu buka dengan Google Dokumen.
Hasilnya langsung berupa dokumen Word yang bisa diedit. Cara ini gratis dan tidak perlu instalasi aplikasi tambahan.
2. Gunakan Aplikasi OCR Khusus Seperti Adobe Acrobat
Adobe Acrobat Pro menyediakan fitur Export PDF yang mengubah file scan menjadi Word. Pilih menu Tools, lalu Export PDF, dan pilih format Microsoft Word.
Aplikasi ini akurat untuk teks cetak dan tabel. Namun perlu berlangganan untuk fitur lengkap.
3. Coba Layanan Online Gratis Seperti OnlineOCR.net
Situs seperti OnlineOCR.net menerima file JPG, PNG, atau PDF hasil scan. Unggah file, pilih bahasa, dan klik Convert.
Hasil konversi bisa diunduh dalam format Word. Proses mengubah PDF ke Word via situs ini cepat dan mendukung banyak bahasa.

4. Gunakan Microsoft Office dengan Alat OCR Bawaan
Microsoft Word versi terbaru (Office 365) punya fitur Insert Picture lalu pilih Convert to Text. Fitur ini membaca teks dari gambar hasil scan dan menempelkannya sebagai teks.
Alternatif, Anda bisa menggunakan aplikasi mengubah JPG ke PNG terlebih dahulu jika format tidak didukung. Namun Word langsung bisa memproses JPG.
5. Aplikasi Mobile Seperti CamScanner atau Microsoft Lens
Aplikasi ponsel seperti CamScanner dan Microsoft Lens bisa memindai dokumen lalu menyimpannya sebagai Word. Cukup ambil foto, aplikasi akan mengenali teks dan menghasilkan file .docx.
Ini sangat berguna bagi mahasiswa yang perlu mengubah file scan menjadi word saat di lapangan. Hasilnya bisa dibuka di laptop untuk diedit lebih lanjut.
Mengubah pecahan ke desimal mungkin perlu kalkulator, tetapi mengubah scan ke Word butuh alat OCR. Keduanya sama-sama konversi, namun OCR lebih kompleks karena melibatkan pengenalan karakter.
Dengan metode di atas, mahasiswa disabilitas netra dan siapapun bisa mendapatkan materi kuliah yang aksesibel. Pastikan file hasil konversi dicek kembali karena OCR kadang salah baca.
Kesimpulan
Mengubah file scan menjadi Word kini bisa dilakukan dengan berbagai alat, dari Google Drive hingga aplikasi ponsel. Pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan perangkat Anda.
Dengan dokumen yang bisa diedit, proses belajar menjadi lebih inklusif bagi semua kalangan, termasuk mahasiswa dengan hambatan penglihatan.

